Tentang Kesepian
Lagi-lagi kesepian membasuh jiwa
hingga terlalu lama,
hingga pikiran-pikiran gila
terbit dan nyala darinya
Kubuang kemungkinan-kemungkinan
juga segala pemikiran yang terlalu panjang
Aku telah memilih bersama kesendirian
yang punya rupa-rupa nama : januari, maret, cinta, rindu, 2022.
Musim dan kadaluwarsa
menyimpan puisi dalam-dalam,
menjadi semacam jejeran nisan
atau jejeran foto manis di instagram.
padahal cinta dan rindu telah suram,
kesepian menjadi teman yang ke mana-mana
diajak pulang.
Bandung, 2023
Tentang Rindu
Sebongkah rasa rindu, banyak atau sedikit,
tidak menyampaikan dirinya kepada tujuan
hanya semakin menumpuk:
diam-diam,
juga kumpulan rindu
lagi-lagi tertunda
hingga kehilangan gairah paling inti
dan panasnya tinggal suam-suam,
lalu kulihat rindu selalu
menata diri di barisan paling belakang
tanpa pernah berani tampil ke depan,
itulah sebabnya aku
memilih menjadi kata-kata
yang mungkin membuat rindu tampil rupanya.
Bandung, 2023
Tentang Cinta
(1)
sebuah cinta, tak berbeda jauh dari luka,
serupa bahaya, cemas ditinggal dan kecewa,
cinta tak berbeda dari harapan-harapan,
redup atau kecil atau samar
meski sesungguhnya tak seburuk prasangka kita,
cinta adalah diri kita,
hati yang dibuka dan mudah disayat
namun tak jarang, pemberian tanpa syarat
sebuah cinta adalah berkat
yang sudah terlebih dahulu kita dapat,
saat Tuhan memberi kita napas dan mata dan rasa
maka ke mana pun kita pergi,
derita apapun kita perih,
cinta mengikuti dengan setia dan lirih
(2)
Tidakkah cinta kadang terlalu cepat diucapkan?
merasuk dalam dan meracun pelan-pelan,
menjadi kekuatan hidup sekaligus
kerentanan. Harapan di dalamnya menghidupkan
juga menyakitkan
cinta adalah keputusan besar juga sederhana,
sehari-hari sekaligus sehidup semati
Kadang cinta terlalu cepat diucapkan,
tapi sebetulnya tidak terlalu cepat dilakukan
karena semua makhluk butuh cinta
dan cinta mungkin tidak butuh lagi apa-apa
Bandung, 2023
Tentang Kesedihan
di balik kesedihan
ada kesepian-kesepian yang ditutupi,
kesempatan-kesempatan yang terlewati
dan kebajikan-kebajikan hari ini
ada kehampaan-kehampaan
yang menggali kekosongan dalam kuburnya sendiri
juga air mata atau senyum pahit
di waktu-waktu dan keriuhan yang terus berganti,
meski keriuhan begitu cepat
menjadi berita-berita yang dilupakan
kesedihan masih terus menari-nari
di atas nisan, perjuangan, dan harapan. Sulit mengingat
mungkinkah ada pelangi sehabis hujan.
Bandung, 2023
Tentang Perpisahan
kepergian kadang-kadang tidak bersama dengan kesedihan,
kesedihan kadang-kadang melawan dengan tenaga melupakan
meskipun semuanya sama-sama berantakan
tidak satu pun mengaku pecundang
meski tak pernah ada pemenang
semenjak perpisahan, kepergian sudah menyatukan
dua ingatan tentang kesempatan-kesempatan
yang terlalu cepat hilang
Bandung, 2022