IA bukan sekadar putri, tapi sebuah melankolia yang tersimpan dalam
HARI INI izinkan aku menulis sebuah dongeng yang baru. Tentang
SUDAH sejam lepas Ashar. Sinar matahari tak lagi menyengat di
PROLOG Ketika aku masih mengalami gejala kebuntuan menulis untuk bagian
AKU hanya mengingat potongan-potongan kecil kenangan yang terus kuulang dalam
1 Wajahnya bermuka duka, sayu, serta penuh dengan tatapan kosong.
SEBELUM KAU MELANGKAH LEBIH JAUH dan menyelami cerpen ini, aku